8/07/2015

Bahaya Hipertensi Pada Kehamilan

Bahaya Hipertensi Pada Kehamilan
Sudahkah Anda mengetahui bahaya hipertensi pada kehamilan ? Jika sebagian dari Anda belum mengetahuinya, disini saya akan memberikan informasi kesehatan seputar bahaya apa saja yang bisa terjadi pada ibu hamil yang menderita hipertensi.

Hipertensi atau yang dikenal juga dengan tekanan darah tinggi ini merupakan suatu kondisi dimana tekanan darah berada pada nilai yang tinggi. Yakni antara 140/90 mmHg atau lebih tinggi. Kondisi ini dapat terjadi pada siapapun terlebih pada mereka yang memiliki pola hidup yang buruk, penderita obesitas, perokok dan pencandu alkohol.

Hipertensi pada kehamilan bisa menyebabkan masalah. Tidak hanya untuk si ibu tapi juga janin. Sebagian kasus hipertensi pada kehamilan bahkan berpotensi sangat serius serta mengancam jiwa. 

Bahaya Hipertensi Pada Kehamilan

  1. Placental abruption (ketika plasenta terpisah dari rahim sebelum waktunya). Kondisi ini menjadikan suplai oksigen ke janin terhambat dan mencetus pendarahan hebat bagi ibu hamil.
  2. Mengurangi suplai darah menuju plasenta. Hipertensi bisa menyebabkan berkurangnya suplai darah ke plasenta. Kekurangan suplai darah berarti janin dalam kandungan juga ikut  kekurangan suplai oksigen dan nutrisi. Kondisi ini dapat menyebabkan tumbuh kembang janin semakin lambat dan memicu resiko bayi terlahir dengan berat badan yang rendah atau tidak normal.
  3. Preeklamsia. Kondisi Ini lebih mungkin terjadi pada wanita dengan hipertensi kronis dibandingkan pada wanita dengan tekanan darah normal.
  4. Kelahiran bayi prematur. Kelahiran prematur bisa terjadi ketika ibu hamil menderita hipertensi. Kelahiran lebih cepat dari waktu yang seharusnya ini sengaja dilakukan untuk mencegah terjadinya komplikasi yang lebih serius.
  5. Memicu berbagai penyakit kardiovaskular. Beragam penyakit kardiovaskular, seperti penyakit stroke, penyakit jantung dan sebagainya biasanya mengancam ibu hamil pasca persalinan.

Itulah beberapa bahaya hipertensi pada kehamilan. Untuk mengatasinya, Anda bisa merubah pola hidup menjadi lebih sehat.

Jelly gamat Gold-G solusi pengobatan hipertensi yang aman untuk ibu hamil tanpa menyebabkan efeksamping. Silahkan KLIK DISINI untuk informasi lengkap khasiat obat herbal hipertensi jelly gamat Gold-G.


Terima kasih atas kunjungannya. Semoga artikel 'Bahaya Hipertensi Pada Kehamilan' diatas bisa bermanfaat. Salam Sehat

8/01/2015

Pantangan Makanan Untuk Penderita Batu Empedu

Pantangan Makanan Untuk Penderita Batu Empedu
Pantangan Makanan Untuk Penderita Batu Empedu - Penderita batu empedu dari tahun ke tahun selalu bertambah. Padahal, kondisi ini bisa dicegah. Salah satunya adalah dengan menjalankan pola hidup sehat termasuk memperhatikan asupan makanannya.

Pada kesempatan kali ini saya akan membahas pantangan makanan untuk penderita batu empedu. Semoga dengan adanya artikel ini bisa membantu banyak penderita batu empedu untuk mendapatkan kesembuhan.


Daftar Pantangan Makanan Untuk Penderita Batu Empedu


Pantangan Makanan Untuk Penderita Batu Empedu
Mengetahui makanan yang harus dihindari akan mengurangi rasa tidak nyaman dan dapat mencegah pembentukan batu empedu baru. Selain itu, menjaga pantangan makanan dapat membantu memaksimalkan kerja obat. Dengan begitu proses penyembuhan dapat berjalan lebih cepat. Dan dibawah ini beberapa pantangan makanan untuk penderita batu empedu yang harus diketahui. Diantaranya:

  1. Hindari konsumsi susu tinggi lemak dan juga olahannya seperti keju, yoghurt, es krim, krim kental dan asam krim yang mengandung kadar tinggi lemak hewani, yang berhubungan untuk komplikasi kantong empedu
  2. Hindari konsumsi daging merah seperti daging sapi, daging kambing, daging babi, dll. Makan daging yang berlemak dapat mengiritasi batu empedu dan memperparah keluhan
  3. Hindari konsumsi makanan berbahan halus. Seperti: roti putih, pasta tepung halus, beras putih dan gula rafinasi
  4. Hindari konsumsi telur. Selain memiliki kandungan kolesterol tinggi, konsumsi telur juga dapat memicu serangan kantong empedu dalam persentase yang tinggi pada kelompok orang yang memiliki alergi
  5. Hindari konsumsi makanan yang diolah dengan cara digoreng (gorengan). Lemak jenuh pada minyak sayur, margarine, dan lemak hewani lainnya dapat memperburuk rasa sakit batu empedu dan memberikan ketidaknyamanan
  6. Hindari konsumsi makanan olahan, fastfood, alkohol, kafein, soda, makanan pedas,  jagung, bawang dan kacang-kacangan.

Itulah beberapa makanan yang tidak boleh dikonsumsi oleh penderita batu empedu. Selain mematuhi pantangan makanan untuk penderita batu empedu di atas, kami sarankan Anda untuk istirahat yang cukup dan sesekali melakukan olahraga yang ringan. Minimal 1-2 kali dalam seminggu selama 45 menit.

Terima kasih banyak sudah berkunjung. Semoga artikel "Pantangan Makanan Untuk Penderita Batu Empedu" di atas bermanfaat untuk semua.